Selasa, 21 April 2015
Inspirasi Arsitek Rumah Murah
Arsitek Yu Shing membuat desain rumah murah.
(Jawapos, 1 Agustus 2013)
Dia membuat desain bagi banyak orang. Dia buat kantor arsitek dengan empat orang staf, di luar kota Bandung. Studio yg dia buat tidak menggunakan AC, punya.banyak jendela sehingga tidak perlu lampu di siang hati. Secara keseluruhan biaya.operasi rendah: hemat listrik, dan baik bagi lingkungan.
Dia membuat desain sekaligus membantu solusinya. Kadang mencari jalan supaya rumah murah bisa.dibangun dengan barang2 daur ulang, dan material murah. Juga kadang terlibat membantu mencatikan dana sebagai kegiatan sosial dari bernagai sumber.
Saya bersyukur mendapat inspirasi ini. Saya ingin Lab Telematika Transportasi Laut, Pranala Sistem dan Linux Nasi Goreng bisa menyerap inspirasi ini.
Saya bayangkan Indonesia yang cerdas dan maju. Saya membayangkan Indonesia yang bermartabat. Saya membayangkan masyarakat Indonesia bangga dan bersemangat menggunakan dan mengembangkan karya sendiri, termasuk piranti lunak.
Banyak instansi, banyak akademisi, banyak birokrat enggan membangun filosofi ini. Berapa banyak yang harus dibayar dengan cara yang berlaku sekarang ini?
Jumlah pengguna komputer.di Indonesia saat.ini xxx jyta penduduk. Ada xxx laptop dan pc yang digunakan.rumah tangga dan kantor. Ada rata2 x program yabg terpasang di laptop dan.pc, xx.software diantaranya adalah tidak gratis dan dilindungi.
Kira2 tahun 2008/2009 saya.menyajikan presentasi pada Linux Conference di ITS. Kuta adalah bangsa perampok, pembajak. Nilai bajakan kita saat ini adalah xxx rupiah. Business Software Alliance menempatkan Indonesia pasa peringkat xxx sebagai pembajak.terbesar di dunia.
Dan kita adalah kumpulan warga yang abai pada aturan.yang kita buat sendiri. Peraturan Pemerintah xxx menyebutkan bahwa instansi pemerintah berkewajiban menggunakan piranti lunak xxx open source. Kita mudah membuatnya dan mudah pula mengabaikannya.
RISET DAN PENDIDIKAN
Keengganan berubah. Dunia pendidikan sangat bersyukur dengan kemurahan segenap masyarakat lewat pemeruntah dan DPR memberikan alokasi tinggi bagi pendidikan. Upaya ini akan memberi manfaat besar jika digunakan dengan bijaksana dan dengan kesungguhan hati yang dalam.
Dengan anggaran yang besar, pergurun tinggi.semakin mudah mengeluarkan sana.untuk emmbeli.perangkat lunak proprietary. Penggunaan peeangkat lunak berbayar ini penting untuk dapat selalu mengikuti, mengejar perkembangan teknologi baru, menghasilkan produk yang berstandar baik dan.profesional. Namun, hal ini tidak dilakukan upaya bersamaan dengan memberdayakan diri dengan upaya membangun piranti lunak dari tangan sendiri. Akibatnya mudah diduga, pengguna akan menggunakan piranti lunak yang sama namun bajakan. Penggunaan piranti lunak berbayar yang tidak diikuti upaya membangun piranti lunak sendiri telah dan akan.terus meningkatkan pembajakan piranti lunak di.tanah air.
Dan kita semua merasa tidak berdosa dengan pencurian karya intelektual ini. Pencurian ini mungkin bagi sebagian besar kita tidak dianggap sebagai pencurian barang. Ini menjadi kebiasaan batin yang menyedihkan: kita melatih mencuri karya intelektual semakin dalam.
TELADAN
Saya membayangkan bisa menyerap inspirasi Yu Shing ini pada dunia.perangkat lunak yang kita geluti. Beberapa tahun yang lalu Linux Nasi Goreng merevitalisasi lab komputer SD Kalisari 2 dengan mewujudkan Thin-Client system menggunakan Ubuntu. Saya membayangkan banyak hal bisa didukung IT canggih buatan sendiri. Dan kemampuan ini ada, perlu diasah, perlu didorong. Ide segar, tekad dan nyali kuat adalah modal terbesar. Ada ide?
Freeplane & Docear
Hari ini hari Kartini. Saya sangat beruntung dalam dua hari ini.
Kemarin saya memasang freeplane. Saya sedang mencari cara untuk menata gagasan-gagasan di dalam benak saya. Selama ini saya menggunakan Freemind. Namun, ada kelemahan yang saya temui. Sya amembutuhkan adanya kebebasan yang besar untuk membuat mindmap.
Bahwa mindmap yang dibuat dengan freemind adalah sangat sentralistis. Dengan satu root node. Saya memerlukan kebebasan untuk membuat lebih dari satu "pusat", yang disebut floating node. Saya menemukan Freeplane, setelah mencari lewat google.
Floating node. Kemudahan menempatkan teks dan tabel pada nodes juga tersedia. Di samping berbagai dekorasi, ada sebuah add-on, yaitu roan presentation.
Terakhir, dan tak kalah tidak penting. Hari ini Freeplane membawa saya pada Docear, sebuah reference manager. Reference manager ini membantu peneliti menulis teks paper atau buku, mengorganisir bibliografi dan berbagai kelebihan lain. Dan terintegrasi dengan freeplane.
Langganan:
Komentar (Atom)



